• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter

Sunday, November 19, 2017

Ketogenic Indonesia

#KetoSharing #KetogenicIndonesia
Ikan Salmon adalah superfood yang sulit ditandingi kepopuleran nya. Bahkan dikatakan Salmon sebagai salah satu makanan dengan nutrisi terbaik saat ini. Salmon dikenal jg sbg makanan sumber lemak sehat omega 3 dlm Ketogenic Diet. Tapi ternyata riset ttg ikan2 lokal Indonesia menyatakan bahwa ikan Kembung mempunyai nutrisi yang tdk kalah dengan ikan Salmon. Benarkah hal ini ? Dalam repository IPB (link disertakan di bawah tulisan) pada tahun 2004 mengenai ulasan kandungan nutrisi ikan Kembung diungkap bahwa ikan Kembung memiliki kandungan nutrisi yang juga lengkap. Dan menariknya kandungan nutrisi ikan Kembung dalam kadar yang tak berbeda jauh dari ikan Salmon. Sebagai perbandingan yang diperoleh dari website SELFnutritiondata, setiap 100 gram ikan Salmon mengandung :
  • >>> Jangan ragu makan ikan sbg sumber lemak sehat kita yaaaa <<<
  • kalori : 142 kkal,
  • protein : 19,9 gram,
  • lemak omega 3 : 1600 mg,
  • lemak omega 6 : 970 mg,
  • zat besi : 0,60 gr,
  • fosfor : 300 mg,
  • selenium : 53 mcg,
  • potasium : 530 mg,
  • kalsium : 17 gr.
Sedang pada ikan Kembung sebanyak 100 gram diperoleh kandungan
  • kalori : 190 kkal,
  • protein : 21,4 gr,
  • lemak omega 3 : 2200 mg,
  • lemak omega 6 : 129 mg,
  • zat besi : 1 mg,
  • selenium : 45 mcg,
  • fosfor : 245 mg,
  • potasium : 353 mg,
  • kalsium : 20 mg.

Perbandingan nutrisi dari kedua ikan di atas bisa menunjukan bahwa ikan Kembung memiliki banyak persamaan dengan ikan Salmon dalam hal kandungan nutrisi. Meski pada beberapa komponen nutrisi dari ikan Kembung memang memiliki nilai dibawah ikan Salmon.

Ikan Kembung yang dipasaran hanya dihargai Rp. 30 ribuan perkilo ini bisa disejajarkan dengan ikan Salmon yang dibandrol dengan harga bahkan 10 kali lipat lebih mahal.

Kita bisa dapat lemak sehat kita dari makanan yang ramah di kantong �

Friday, November 17, 2017

Sehat Aman Beroral Seks


MULUT dan lidah merupakan bagian tubuh yang sensitif. Dengan keduanya kita dapat merasakan dan mencium tubuh pasangan, karena mulut dan lidah memiliki persamaan dengan organ seks, yakni dipenuhi oleh ujung-ujung syaraf yang sangat sensitif jika menerima rangsangan.

Karena itu, oral seks bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan seks yang sangat mengasyikkan. Anda bisa menggunakan lidah, mulut, bahkan gigi. Oral seks merupakan praktik seksual yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Seperti seni erotis kuno bangsa Jepang atau seks ala kamasutra.

Tapi tidak sedikit pasangan yang khawatir melakukan kegiatan ini karena kuman selalu ada jauh lebih banyak di mulut. Selain itu masih banyak orang yang tidak setuju dengan kegiatan ini dan menganggapnya tidak pantas dilakukan.

Nah, untuk Anda yang ingin melakukan oral seks dengan teknik yang sehat, Andreas Lee Tan dalam bukunya Seni Menikmati Seks memaparkan beberapa cara amannya, di antaranya:

Mandi

Jika takut dengan berbagai kuman yang mungkin akan menimbulkan penyakit, maka sebaiknya mandi dulu sebelum melakukan hubungan intim. Selain untuk kebersihan tubuh. Mandi juga akan menimbulkan kesegaran yang membuat perasaan rileks. Mandilah pakai sabun dan bersihkan organ genital Anda sebersih mungkin.

Gunakan kondom

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saat Anda melakukan kegiatan seks yang berisiko tinggi maka sebaiknya gunakan kondom. Lalu saat pasangan Anda itu ingin ejakulasi, maka sebaiknya lepaskan ejakulasinya di luar mulut.

Mencium klitoris

Jika Anda ingin memuaskan pasangan, tak ada salahnya menjilati klitorisnya. Mengisap klitoris di bagian vagina dengan ringan dapat menunjukkan Anda pecinta yang hebat. Perhatikan reaksi si dia saat Anda mencium organ seksnya.

Fellatio

Tidak sedikit wanita yang merasa kikuk melakukan oral seks pada area genital pria. Jika hal ini terjadi, maka bicarakan pada si dia tentang alat kelamin Anda. Tunjukkan padanya tentang perasaan enak dan nyaman, tapi jangan paksakan pasangan memasukkan penis Anda lebih dalam ke mulutnya.

Tujuh Cara Unik Dongkrak Gairah Bercinta

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam meningkatkan gairah bercintanya. Terkadang cara tersebut menggunakan benda-benda di sekitar kita yang melecut gairah bercinta bersama pasangan.
Dilansir dari laman Daily Star, berikut beberapa cara unik yang bisa memicu libido bercinta semakin tinggi yang mungkin bisa Anda terapkan dengan pasangan.

1. Knismolagnia
Orang dengan tipikal ini cenderung mengalami peningkatan gairah bercinta jika digelitik. Nah, jika pasangan Anda termasuk tipe ini, Anda bisa berikan gelitikan mesra untuk membuat kehidupan bercinta semakin membara.

2. Balon
Ada pula sebagian orang yang bergairah jika dikelilingi balon. Orang dengan tipe ini akan semakin bergairah saat tanpa mengenakan sehelai benang di tubuhnya dan sambil dikelilingi oleh balon.


3. Formicophilia
Serangga merupakan hewan kecil yang suka menggigit. Namun ada sebagian orang yang justru senang dihinggapi serangga dan membuat gairah bercintanya semakin membara.

4. Hybristophilia
Orang dengan tipe ini cenderung bergairah jika dipenjara. Hal ini memicu pasangannya untuk melakukan tindakan kriminal sehingga harus mendekam di penjara dan membuatnya bergairah untuk bercinta.

5. Nasolingus
Nasolingus ditandai dengan kesukaan seseorang untuk menjilat atau mencium hidung seseorang. Cara ini bisa meningkatkan libido bercinta dengan pasangan.

6. Climacophilia
Gairah bercinta seseorang dengan tipe ini terpacu saat dirinya jatuh dari tangga. Tapi, tentu saja hal ini cenderung berbahaya untuk dilakukan.

7. Hematolagnia
Orang dengan kecenderungan tipe ini kerap merasa bergairah ketika bercinta dengan melibatkan darah. Ia bahkan bisa menggigit pasangannya hingga berdarah untuk memantik gairah untuk bercinta.

Wednesday, November 15, 2017

Waktu Terbaik Untuk Berhubungan Intim

Wajib Tahu, Ini Waktu Terbaik Untuk Berhubungan Intim.

Kebanyakan pasangan akan memilih untuk berhubungan intim di malam hari. Di waktu inilah mereka bisa dengan bebas melakukannya tanpa perlu khawatir mengalami gangguan apapun. Yang tidak disangka adalah, pakar kesehatan seksual ternyata menyebutkan bahwa ada beberapa waktu terbaik untuk berhubungan intim karena bisa memberikan kepuasan yang jauh lebih besar. Kapan sajakah waktu tersebut?



Pagi hari

Pakar seks Jessica O’Reilly, PhD menyebutkan bahwa berhubungan intim di pagi hari akan sangat menyenangkan untuk dilakukan. Hal ini disebabkan oleh kondisi kadar testosteron dan energi yang lebih tinggi di waktu ini. Selain itu, kadar hormon oksitosin yang sedang cukup tinggi juga akan meningkatkan keintiman pasangan dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Setelah melakukan olahraga

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Austin, Texas, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa jika wanita baru saja bersepeda selama 20 menit, maka aliran darah pada organ kewanitaannya cenderung meningkat hingga 169 persen, hal ini ternyata membuat gairah seksual mereka menjadi lebih membara.

Setelah melalui hari yang buruk

Saat kita sedang mengalami stress atau nasib buruk di tempat kerja, maka kita bisa mengatasinya dengan berhubungan intim. Dengan mendapatkan kasih sayang melalui hubungan intim ini, maka suasana hati akan menjadi lebih baik dan stress pun bisa mereda hingga beberapa hari.

14 hari siklus menstruasi

Pada saat dua pekan dalam siklus menstruasi, klitoris pada organ vital wanita cenderung mengembang hingga 20 persen lebih besar. Hal ini ternyata berpengaruh pada lebih mudahnya wanita mengalami orgasme saat berhubungan intim.

Cara Mengontrol Orgasme Agar Tidak Mudah Keluar

Begini Cara Mengontrol Orgasme Agar Tidak Mudah Keluar.

Banyak kaum pria yang kesulitan untuk mengendalikan orgasme pada tubuhnya saat berhubungan intim sehingga akhirnya membuat seks menjadi terlalu cepat selesai. Bagi kaum hawa, seks yang terlalu cepat tentu bisa menjadi hal yang kurang memuaskan. Agar hal ini tidak mudah terjadi, pakar kesehatan menyarankan pria untuk melakukan hal ini agar bisa mengendalikan orgasme lebih lama.



Jangan terlalu sering bercinta

Terlalu sering bercinta akan membuat tubuh lelah dan tidak berstamina. Padahal, untuk mengendalikan orgasme, tubuh haruslah memiliki stamina yang prima. Tak hanya itu, rajin-rajinlah berolahraga dan mengatur pernafasan agar lebih baik dalam menahan ejakulasi.

Memakai kondom

Adanya kondom ternyata bisa membuat rangsangan pada penis menjadi tidak benar-benar maksimal sebagaimana saat tidak memakainya. Hal ini ternyata bisa membantu menahan datangnya klimaks. Tak hanya itu, kondom juga bisa memberikan keamanan, khususnya dalam hal mengontrol kehamilan.

Jangan terlalu banyak melakukan foreplay

Foreplay yang berlebihan ternyata bisa membuat kita terlalu cepat menyelesaikan hubungan intim. Lakukan dengan seperlunya saja asalkan organ vital wanita sudah terlubrikasi dengan baik dan siap untuk mendapatkan penetrasi.

Atur kecepatan penetrasi

Terlalu cepat melakukan dorongan penetrasi bisa membuat klimaks lebih cepat datang. Aturlah kecepatan dorongan penetrasi dengan cara tidak terlalu menggebu-gebu atau melakukan variasi kecepatan sehingga bisa menahan orgasme lebih lama.

Kenali saat-saat akan merasakan orgasme

Kaum pria biasanya lebih mengenal kapan saat-saat mereka akan mengalami orgasme. Saat sensasi ini mulai dirasakan, hentikan penetrasi beberapa detik agar bisa menahan kedatangan klimaks.

Yang Lebih Menginginkan Seks

Siapa yang Lebih Menginginkan Seks, Pria atau Wanita?

Kebanyakan orang akan berpikir jika pria lebih menginginkan hubungan intim jika dibandingkan dengan wanita. Hal ini bisa dilihat dari kecenderungan pria untuk lebih penasaran pada hal-hal yang berbau seksualitas. Namun, hasil penelitian yang dilakukan oleh Voucher Codes Pro ini justru menunjukkan fakta sebaliknya.




Dalam penelitian ini, 59 persen wanita ternyata menginginkan seks dengan frekuensi yang lebih sering dibandingkan dengan pria yang hanya 41 persen. Fakta ini didapatkan setelah melakukan survey pada 2.383 orang dengan usia lebih dari 18 tahun di Inggris.

Michele Binswanger, penulis buku berjudul Cheating: A Handbook for Women, menyebutkan bahwa meskipun wanita memiliki keinginan untuk mendapatkan seks yang jauh lebih sering, dalam realitanya wanita tidak tergoda untuk berselingkuh dengan pria lain. Secara sosial, wanita hanya menginginkan seks lebih sering dari pasangannya, bukannya lebih sering dari siapa saja. Hal ini berbeda dengan yang terjadi pada pria yang bisa saja memilih untuk mencari wanita lain untuk menyalurkan hasrat seksualnya saat pasangannya tidak bisa memenuhinya.

Tak hanya karena secara sosial, kecenderungan istri untuk sibuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya membuat mereka tidak memiliki kesempatan besar untuk berselingkuh.

Dalam penelitian ini, disebutkan pula bahwa banyak pasangan yang merindukan fase bulan madu setelah menikah dimana 36 persen ingin kembali merasakan aktifitas seks yang lebih spontan dan 33 persen lainnya merindukan komunikasi yang lebih baik daripada adu mulut yang kerap terjadi pada pasangan yang sudah lama bersama.

Heboh Video Mesum Hana Annisa

Heboh Video Mesum Hana Annisa, Mengapa Ada Pasangan yang Merekam Adegan Seks-nya?

Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan pencarian video mesum atas nama Hana Annisa yang disebut-sebut sebagai alumnus Universitas Indonesia. Dalam video ini, diketahui bahwa pasangan sadar merekam adegan seksnya. Tak hanya mendapatkan kecaman dari banyak pihak karena melakukan tindakan asusila, banyak orang yang bertanya-tanya mengapa ada orang yang sengaja merekam aktifitas berhubungan intim-nya.




Pakar psikologi klinis bernama Anna Dauhan dari Tiga Generasi menyebutkan bahwa tidak semua orang ingin hubungan intim dengan pasangannya direkam baik dalam bentuk foto ataupun video, namun, ada sebagian pasangan yang ternyata merasakan kepuasan pribadi saat melakukannya atau melihat kembali adegan hubungan intimnya di kemudian hari. Bagi para pasangan ini, ada perasaan kepuasan baik itu secara seksual ataupun emosional saat merekam adegan seksualnya.

Anna sendiri ternyata sangat tidak merekomendasikan kita untuk merekam hubungan intim kita. Menurut beliau, rekaman adegan seksual sangatlah riskan untuk tersebar, apalagi di jaman sekarang dimana sesuatu yang menghebohkan bisa dengan cepat menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Pikirkanlah dengan matang-matang sebelum memotret atau merekam sesuatu yang bersifat intim. Jika kemudian hal ini menjadi viral, dampaknya tidak hanya pada diri sendiri namun juga keluarga, karier, sekolah, dan berbagai hal yang melekat pada kita. Dalam beberapa kasus, ada seseorang yang bahkan mengalami depresi atau melakukan percobaan bunuh diri gara-gara rekaman adegan seksualnya menyebar di dunia maya.

Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Kebiasaan Nonton Film Porno Bisa Mengubah Struktur Otak

Benarkah Kebiasaan Nonton Film Porno Bisa Mengubah Struktur Otak?

Belakangan ini kita kerap melihat postingan di media sosial yang menyebutkan bahwa kebiasaan menonton film porno bisa mengubah struktur otak, kecerdasan, atau bahkan pola pikir seseorang. Sebenarnya apakah memang film porno bisa memberikan pengaruh buruk sejauh itu?



Pada tahun 2014, pakar kesehatan yang berasal dari University of Cambridge memakai peralatan Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI) untuk mengamati aktifitas otak para pecandu film porno. Hasilnya adalah, memang ada peningkatan aktifitas di area tertentu pada otak yang mirip dengan dampak kecanduan narkoba. Hanya saja, hasil penelitian ini tidak benar-benar menyimpulkan bahwa perubahan ini hanyalah disebabkan oleh kebiasaan menonton film porno.

Pakar kesehatan dr. Roslan Yusni Hasan yang merupakan ahli bedah saraf yang ada di Rumah Sakit Mayapada menyebutkan bahwa menonton film porno tidak serta merta langsung mengubah struktur otak manusia. Hanya saja, memang ada perbedaan aktifitas pada otak milik para pecandu film porno.

Dalam penelitian lainnya yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul Journal of Sexual Medicine, disebutkan bahwa para peneliti berhasil mengelompokkan 3 jenis penonton video porno, yakni tipe penonton yang rekreatif, kompulsif, dan tertekan. Penonton yang rekreatif menontonnya sekitar 24 menit setiap pekan dan kelompok lainnya menontonnya lebih lama.

Dari penelitian ini, diketahui bahwa sering menonton video porno memang bisa mempengaruhi aktifitas otak atau bahkan pola pikir seseorang. Karena kecanduan, mereka pun akan terlalu sering memikirkan hal yang berbau seksualitas atau video porno. Jika hal ini dituruti, tak hanya mengganggu produktifitas, perilaku pecandu video porno juga akan mengalami perubahan.

Bermain Lidah Saat Berciuman Bermanfaat Bagi Kesehatan

Tak Disangka, Bermain Lidah Saat Berciuman Bermanfaat Bagi Kesehatan.

Saat berciuman bibir, cukup banyak pasangan yang juga sengaja memainkan lidahnya. Dengan melakukannya, maka ciuman akan menjadi lebih mesra dan menggairahkan. Sayangnya, banyak orang yang menganggap cara ciuman ini tidak etis untuk dilakukan, apalagi jika dilakukan oleh pasangan yang belum menikah.




Jika anda sudah terikat dengan janji pernikahan dengan pasangan, jangan ragu untuk bermain lidah saat berciuman karena hal ini ternyata bisa memberikan banyak manfaat bagi keseahtan.

Pakar kesehatan di bidang reproduksi manusia serta psikologi evolusioner dari Universitas Kent bernama Dr. Sarah Johns menyebutkan bahwa manusia memang akan menunjukkan rasa kasih sayangnya dengan melakukan ciuman. Dengan melakukannya, manusia bisa merasakan atau mengetahui aroma pasangannya sehingga mengerti apakah mereka memiliki respons kekebalan. Dalam sebuah penelitian, berciuman ternyata berkaitan dengan kecenderungan manusia untuk tertarik dengan seseorang dengan imunitas yang berbeda.

Dr. Johns juga menyebutkan bahwa berciuman bisa meningkatkan gairah seksual dan membuat rasa cinta menjadi semakin dalam. Hal ini terjadi karena terlibatnya emosi saat kita melakukannya. Pakar kesehatan lainnya, Fulvio D’Acquisto yang berasal dari Universitas Roehampton menyebutkan bahwa berciuman dengan bermain lidah bisa membuat kita merasakan emosi yang paling dalam dan mengidentifikasi kecocokan dengan pasangan kita.

Dari perspektif imunologi, Fulvio menyebutkan bahwa berciuman sembari bermain lidah ternyata bisa menurunkan resiko punahnya spesies manusia karena kegiatan ini ternyata bisa mengeksplorasi gen seseorang dengan tujuan mendapatkan keturunan.

Hal Ini Bisa Membuat Wanita Merasa Jijik Saat Berhubungan Intim

Cukup banyak wanita yang mengaku kehilangan gairah seksualnya tatkala pasangannya melakukan beberapa hal tertentu saat berhubungan intim. Berikut adalah beberapa hal yang bisa membuat jijik wanita saat bercinta yang  harus dihindari oleh kaum pria.



Terlalu terburu-buru melakukan foreplay

Cukup banyak pria yang tidak sabar untuk segera melakukan penetrasi sehingga terlalu cepat melakukan foreplay atau bahkan sama sekali tidak melakukannya. Hal ini ternyata akan membuat hubungan intim menjadi sesuatu yang kasar atau menyakitkan bagi wanita sehingga mereka pun kehilangan gairahnya.

Ciuman yang buruk

Pakar kesehatan seksual menyarankan pria untuk tidak menjilati dagu, pipi, kening, gigi, atau bahkan pakaian wanita. Tak hanya itu, jangan memaksakan diri untuk mendorong lidah hingga ke tenggorokan wanita karena akan membuat mereka kehilangan gairahnya. Hanya saja, ada beberapa wanita yang ternyata juga menyukainya sehingga memang sebaiknya kedua belah pasangan selalu berkomunikasi jika merasa tidak nyaman akan sesuatu hal.

Mengkritik tubuh wanita

Wanita adalah pribadi yang sensitif, apalagi jika berkaitan dengan bentuk tubuhnya. Sedikit saja kita mengomentari bentuk tubuhnya, maka gairah seksual mereka akan menghilang. Tak hanya itu, hal ini juga bisa membuat kepercayaan diri wanita runtuh atau bahkan membuatnya marah-marah.

Bau badan tidak sedap

Siapa bilang wanita selalu suka dengan bau keringat pria? Jika bau badan pria tidak sedap, tetap saja wanita akan merasa jijik atau kurang nyaman. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dengan mandi secara teratur agar bau badan tetap sedap.

Membicarakan hal-hal yang tidak fokus

Jangan bicarakan berbagai masalah seperti kondisi kantor, tagihan, atau beban pekerjaan pada pasangan saat berhubungan intim karena bisa membuat wanita kehilangan gairah untuk bercinta. Selain itu, ada baiknya anda mematikan telepon agar hubungan intim tidak terganggu dengan deringan telepon atau pesan.

Ini yang Paling Diinginkan Wanita di Atas Ranjang

Cukup banyak pria yang berpikir jika asalkan hubungan intim dilakukan dalam waktu yang cukup lama dan dilakukan dengan gaya yang variatif, maka wanita akan mendapatkan kepuasan. Memang, setiap wanita memiliki kesukaan sendiri-sendiri saat beraksi di atas ranjang, namun, menurut pakar seksualitas, ada beberapa hal yang ternyata lebih dibutuhkan oleh wanita saat berhubungan intim dengan pasangannya seperti sebagai berikut.



Pria berusaha untuk memuaskan wanita

Sebenarnya kebanyakan pria juga sangat ingin memuaskan wanita soal urusan di atas ranjang. Tak hanya tentang membahagiakan pasangannya, memuaskan wanita bisa menjadi prestasi tersendiri yang membuat pria bangga. Karena alasan inilah pria sebaiknya tidak melakukan hubungan intim hanya dengan menuruti hawa nafsunya sendiri. Lakukan dengan komunikasi yang baik dengan pasangannya sehingga wanita pun bisa mendapatkan kepuasan.

Berbicara dari hati ke hati

Bagi wanita, berhubungan intim tidak hanya soal kepuasan seksual saja. Ada banyak emosi yang ikut terlibat didalamnya. Karena alasan inilah pasangan harus berbicara dari hati ke hati tentang apa yang membuat hubungan intim ini menjadi hal yang nyaman untuk dilakukan.

Orgasme

Cukup banyak pria yang tidak begitu mempedulikan apakah pasangannya bisa mendapatkan orgasme atau tidak. Bagi mereka, hubungan intim selesai saat mereka sudah mendapatkannya sendiri. Memang, orgasme tidak selalu menjadi prioritas utama wanita saat berhubungan intim karena jalannya aktifitas seks sendiri sudah bisa memberikan kepuasan tersendiri. Hanya saja, ada baiknya pria juga berusaha untuk membuat pasangannya melakukan orgasme sehingga wanita pun bisa merasakan puncak kenikmatan yang luar biasa.

Foreplay

Banyak pria yang terburu-buru untuk melakukan penetrasi saat berhubungan intim. Padahal, wanita membutuhkan foreplay atau pemanasan terlebih dahulu agar organ vitalnya siap untuk melakukannya. Berikan foreplay yang bisa memuaskan wanita seperti memeluknya, membelainya, memijatnya, atau bahkan memberikan ciuman lembut yang bisa membuat wanita nyaman dan puas untuk melakukannya.

Agar Cepat Hamil

Agar Cepat Hamil, Lakukan Hal Ini Setelah Berhubungan Intim

Jika anda ingin segera punya momongan setelah menikah, ada baiknya frekuensi untuk berhubungan intim ditingkatkan, khususnya saat wanita sedang dalam masa subur. Selain itu, pakar kesehatan menyarankan pasangan suami istri untuk melakukan hal ini setelah berhubungan intim demi meningkatkan kemungkinan mendapatkan kehamilan.



Beristirahat

Setelah selesai berhubungan intim, jangan langsung bangkit dari ranjang. Beristirahatlah atau bermesraan dengan pasangan selama beberapa saat karena hal ini bisa meningkatkan peluang sperma untuk mencapai ovum sehingga bisa menghasilkan pembuahan. Tak hanya bisa meningkatkan peluang kehamilan, bermesraan setelah berhubungan intim baik itu dengan cara berciuman, berpelukan, atau mengobrol bersama bisa membuat hubungan emosional antar pasangan menjadi semakin dekat.

Mengatur pernafasan

Salah satu kunci segera mendapatkan kehamilan yang banyak disepelekan banyak orang adalah mengendalikan stress. Padahal, mereka yang stress atau mengalami masalah mental lainnya cenderung lebih beresiko mengalami masalah kesuburan. Cobalah untuk melatih pernafasan setelah berhubungan intim agar efek menenangkan pikiran bisa semakin terasa sehingga kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan juga meningkat.

Berbaring dengan mengangkat kaki 30 derajat

Laman Babyhopes menyebutkan bahwa setelah bercinta, ada baiknya wanita tidak segera meninggalkan tempat tidur. Berbaringlah di atas ranjang dengan mengangkat kaki sekitar 30 derajat pada tembok atau menyangganya dengan bantal selamas sekitar 30 menit. Dengan melakukannya, otot-otot serviks akan cenderung lebih rileks sehingga membuat mucus serviks mengalirkan sperma menuju ovum dengan lebih maksimal. Hal ini tentu akan membuat kemungkinan mendapatkan kehamilan membesar.

Selain melakukan hal-hal tersebut, sering-seringlah berkonsultasi dengan dokter kandungan agar bisa mendapatkan saran atau solusi yang tepat. Tak hanya itu, selalu berpikir positif bahwa kehamilan akan segera bisa didapatkan juga akan membantu kita untuk segera mendapatkannya.

Sudah Menikah Namun Tetap Suka Masturbasi?

Normalkah Jika Sudah Menikah Namun Tetap Suka Masturbasi?

Masturbasi kerap kali dianggap sebagai solusi bagi mereka yang belum menikah namun ingin merasakan kenikmatan seksual. Banyak orang yang berpikir jika kebiasaan melakukan masturbasi ini akan berhenti setelah mendaptakan pasangan. Sayangnya, dalam realitanya banyak orang yang tetap saja melakukannya meskipun juga sudah merasakan kenikmatan hubungan seksual. Apakah hal ini normal adanya?



Pakar kesehatan seksologi Michael Ashworth, Ph.D menyebutkan bahwa kebanyakan orang berpikir jika asalkan sudah memiliki hubungan yang baik dengan pasangan, termasuk hubungan intim, maka kita tidak lagi membutuhkan masturbasi. Padahal, dalam realitanya hal ini tidak selalu benar adanya. Menurut Ashworth, masturbasi tidak hanya tentang membuat kita merasakan kenikmatan seksual secara solo, namun juga salah satu cara untuk memahami tubuh dengan lebih baik, khususnya dalam hal mengendalikan orgasme. Dengan masih melakukannya, maka seseorang juga akan lebih peka pada pasangannya saat berhubungan intim. Hal ini berarti, tetap melakukan masturbasi meskipun sudah menikah bukanlah tanda bahwa terjadi ketidakharmonisan dengan pasangan atau rasa tidak puas akan kehidupan seksual.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh PsychCentral, disebutkan bahwa mereka yang masih melakukan masturbasi setelah menikah ternyata juga masih bisa merasakan kepuasan saat berhubungan intim dengan pasangannya. Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa mereka ternyata tetap melakukannya sebagai penghilang kepenatan sejenak saja, bukannya sebagai pengganti hubungan intim dengan pasangannya.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa asalkan masturbasi tidak akan mengganggu keharmonisan pasangan atau mengganggu aktifitas hubungan intim, maka hal ini tidaklah berbahaya. Hanya saja, jika hal ini justru membuat kita semakin malas berhubungan intim dengan pasangan atau bahkan mempengaruhi keharmonisan dengan pasangan, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau pakar rumah tangga untuk mengatasinya.

Membuat Wanita Puas Saat Berhubungan Intim

Bukan Mendapatkan Orgasme, Ini yang Membuat Wanita Puas Saat Berhubungan Intim

Orgasme atau klimaks memang sangat diharapkan untuk dirasakan oleh siapa saja, baik itu pria ataupun wanita saat melakukan hubungan intim. Dengan mendapatkannya, maka hubungan intim bisa memberikan kepuasan yang luar biasa.



Yang tidak disangka adalah, pakar kesehatan seksual bernama Dr. Ruth Westheimer, EdD yang berasal dari New York University justru menyebutkan bahwa orgasme ternyata tidak menjadi hal yang paling penting bagi sebagian besar kaum hawa. Bagi mereka, pemanasan saat berhubungan atau foreplay ternyata jauh lebih penting bagi mereka demi mendapatkan kepuasaan seksual.

Berbeda dengan pria yang bisa lebih cepat terangsang, kaum hawa membutuhkan waktu untuk benar-benar terangsang dan membuat organ vitalnya siap untuk berhubungan intim. Jika foreplay dilakukan dengan maksimal, maka orgasme pun bisa datang dengan sendirinya.

Bagi wanita, foreplay tak hanya tentang permainan tubuh namun juga melibatkan emosinya agar bisa benar-benar siap untuk berhubungan intim. Dengan melakukan pelukan, ciuman, stimulasi pada titik-titik rangsangan tubuh layaknya leher, bibir, dan telinga, maka organ vitalnya akan memproduksi cairan lubrikasi dengan cukup sehingga membuat hubungan intim menjadi lebih nyaman untuk dilakukan.

Tak hanya foreplay, wanita juga membutuhkan komunikasi yang baik dengan pasangannya saat berhubungan intim. Hal ini disebabkan oleh terlibatnya emosi, perasaan, kenyamanan, hingga keamanan emosional saat melakukannya. Dengan menyampaikan hal-hal yang disukai atau tidak disukai dengan pasangan saat bercinta, memberikan tatapan mata atau ucapan mesra, maka permainan seksual bisa menjadi hal yang romantis dan nyaman untuk dilakukan. Hal ini juga akan memperlancar aliran darah menuju klitoris dan akan mempermudah wanita mendapatkan orgasme.

Jadi, sudah tahu kan bagaimana cara memuaskan wanita?

Wajarkah Jika Wanita Tidak Pernah Orgasme

Wajarkah Jika Wanita Tidak Pernah Orgasme Saat Berhubungan Intim?

Sudah menjadi rahasia umum jika orgasme adalah puncak kenikmatan yang diidam-idamkan pria atau wanita setiap kali melakukan hubungan intim. Hanya saja, dalam realitanya kaum pria cenderung lebih mudah mengalami orgasme daripada wanita dimana lebih dari 90 persen pria akan mengalaminya setiap kali berhubungan intim sementara hanya 25 persen dari wanita yang akan mengalaminya.

Dalam beberapa kasus, ada wanita yang bahkan sudah berkali-kali berhubungan intim namun tidak pernah mengalami orgasme. Apakah hal ini wajar adanya?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa bisa jadi hal ini disebabkan oleh kurangnya komunikasi antara pasangan saat berhubungan intim sehingga wanita tidak merasa nyaman saat melakukannya dan akhirnya tidak bisa mencapai klimaks. Tak hanya itu, bisa jadi wanita ternyata mengalami masalah yang disebut sebagai disfungsi orgasme.

Disfungsi orgasme atau anorgasmia adalah kondisi yang membuat seseorang kesulitan untuk mendapatkan orgasme saat berhubungan intim meskipun kondisinya sudah sangat terangsang atau mendapatkan hubungan intim yang cukup berkualitas. Tak hanya wanita, kaum pria juga bisa mengalami kondisi ini walaupun kasusnya sangat jarang. Dalam dunia medis, disfungsi orgasme bisa dibagi menjadi empat jenis yakni:

Anorgasmia primer atau kondisi dimana seseorang tidak pernah orgasme.

Anorgasmia sekunder atau kondisi dimana seseorang kesulitan mencapai orgasme namun pernah mengalaminya meskipun jarang.

Anorgasmia situasional yang kerap dialami dan membuat seseorang hanya bisa mendapatkan orgasme saat mendapatkan rangsangan seksual tertentu saja seperti saat mendapatkan oral seks saja.

Anorgasmia umum atau kondisi dimana seseorang benar-benar tidak bisa orgasme meskipun sudah mendapatkan rangsangan seksual yang cukup.
Penyebab dari disfungsi orgasme bisa disebabkan oleh faktor fisik hingga kondisi psikologis. Sebagai contoh, wanita mengalami diabetes, sudah dalam usia menopause, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, trauma karena mengalami kekerasan seksual sebelumnya, hingga terkena stress atau depresi.

Untuk mengobati masalah ini, ada baiknya wanita harus segera memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk mendapatkan pengobatan atau terapi yang bisa membantu mereka mendapatkan kepuasan saat berhubungan intim.

Cara Alami Untuk Memperbesar Penis

Cara Alami yang Bisa Kita Lakukan Untuk Memperbesar Penis

Cukup banyak pria yang mendambakan ukuran penis yang lebih besar karena berpikir jika hal ini akan membuat pasangannya lebih puas saat berhubungan intim. Beruntung, sebuah penelitian yang dilakukan di University of Kentucky dan dilakukan terhadap 14 ribu pria berhasil menemukan beberapa cara alami untuk membuat peniss menjadi lebih besar seperti sebagai berikut.



Mencukur rambut kemaluannya

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa 45 persen pria mendambakan ukuran penis yang lebih besar. Padahal, menurut pakar kesehatan David Alessi, rata-rata penis dalam kondisi ereksi adalah 13 hingga 16 cm. Ukuran penis ini sudah cukup untuk memuaskan wanita. Jika pria kurang percaya diri dengan ukuran penisnya, ada baiknya mereka segera mencukur rambut kemaluannya dan menatanya menjadi lebih rapi. Tanpa adanya lagi penghalang, maka pria pun bisa melihat ukuran penisnya terlihat lebih besar dan memuaskan baginya.

Menurunkan berat badan

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa masalah kelebihan berat badan bisa membuat penis pria menjadi lebih kecil. Bahkan, dalam banyak kasus, badan yang terlalu gemuk akan menurunkan performa seks dengan signifikan. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa pria yang sebelumnya gemuk namun mau melakukan program diet dan berolahraga secara teratur sehingga menurunkan berat badannya bisa menambah ukuran panjang penisnya hingga 2,5 cm.

Mengkonsumsi ginkgo biloba

Salah satu tanaman yang banyak tumbuh di negara-negara Asia Timur ini dipercaya bisa membantu meningkatkan aliran darah menuju penis sehingga memperbaiki ereksi pria. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, disebutkan bahwa konsumsi ginkgo biloba bisa secara efektif mengatasi disfungsi ereksi. Dengan ereksi yang jauh lebih tegak, maka penis tentu akan terlihat lebih panjang, bukan?


Daripada berpikir untuk menjalani operasi pembesaran penis yang belum tentu memberikan efek baik bagi performa seksual, ada baiknya pria mempertimbangkan opsi-opsi di atas demi mendapatkan penis yang jauh lebih memuaskan.

Sunat Itu Berpengaruh Bagi Performa Seks

Sebenarnya, Sunat Itu Berpengaruh Gak Sih Bagi Performa Seks Pria?

Cukup banyak orang yang bertanya-tanya tentang manfaat dari melakukan sunat atau khitan bagi pria. Kebanyakan orang menganggap hal ini demi menjaga kebersihan mengingat bagian kulup atau ujung kulit penis pria memang rentan menjadi tempat berkumpulnya berbagai bakteri. Hanya saja, apakah sunat juga bisa mempengaruhi performa seks pria?



Sensitivitas

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kulup bisa menutup sepertiga dari batang penis. Yang tidak diduga adalah, adanya kulup pada penis pria yang belum disunat bisa membuat rangsangan seksual meningkat dengan signifikan. Sementara itu, pada pria yang sudah disunat, kulit kepala penisnya cenderung lebih kering dan menebal. Hal ini bisa membuat kesensitifitasannya menurun saat berhubungan intim. Menurut sebuah penelitian di Turki, hal ini ternyata bisa membuat pria lebih baik dalam menunda orgasme hingga 20 detik.

Kebersihan

Pria yang tidak disunat bagian kepala penisnya akan memproduksi cairan yang disebut sebagai smegma. Cairan ini memungkinkan kulup membuka atau menutupi ujung kepala penis. Yang menjadi masalah adalah, jika bagian kulup ini tidak dibersihkan, cairan ini akan menumpuk bersama dengan kotoran, debu, sel kulit mati, hingga bakteri dan akhirnya memicu bau tidak sedap, iritasi, peradangan, hingga infeksi. Hal ini tidak akan terjadi pada kepala penis pria yang sudah disunat.

Pakar kesehatan ginekologi Alyssa Dweck, MD menyebutkan bahwa penis yang sudah disunat cenderung lebih “bersih” sehingga membuat wanita lebih nyaman dan tidak khawatir tertular beberapa jenis bakteri.

Kesehatan

Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa pria yang tidak disunat lebih memungkinkan untuk menularkan berbagai infeksi yang mereka miliki seperti infeksi saluran kencing hingga penyakit kelamin seperti HPV, HIV, herpes genital, dan lain sebagainya. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa pria yang tidak disunat ternyata meningkatkan resiko terkena HIV hingga 2-8 kali lebih banyak.

Jadi, sudah tahu kan manfaat sunat bagi kaum pria?

 
Copyright 2010 Tip Sehat - All Rights Reserved.
Designed by Web2feel.com | Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com | Affordable HTML Templates from Herotemplates.com.